Rekomendasi Saham Terbaru Jumat 27 Februari 2026 Dari Berbagai Sekuritas

Jumat, 27 Februari 2026 | 12:46:21 WIB
Rekomendasi Saham Terbaru Jumat 27 Februari 2026 Dari Berbagai Sekuritas

JAKARTA - Pergerakan pasar saham Indonesia pada perdagangan terbaru menunjukkan kondisi yang relatif menantang bagi investor. 

Indeks utama pasar saham domestik mengalami tekanan jual yang cukup dominan, mencerminkan sentimen pasar yang masih berhati-hati. Penurunan indeks menjadi sinyal bahwa pelaku pasar sedang melakukan penyesuaian portofolio setelah periode volatilitas.

Pada perdagangan Kamis 26 Februari 2026, indeks pasar saham yang dipantau melalui data publik dari Bloomberg menunjukkan bahwa pasar mengalami pelemahan sebesar 1,04 persen dengan posisi penutupan di level 8.235. Meskipun demikian, pergerakan indeks masih menunjukkan dinamika intraday yang cukup aktif sepanjang sesi perdagangan.

Secara intraday, indeks sempat menyentuh level terendah 8.139, yang menjadi titik tekanan pasar selama sesi perdagangan berlangsung. Sementara itu, level tertinggi perdagangan sempat mencapai 8.358 pada perdagangan pagi hari sebelum akhirnya mengalami koreksi pada sesi berikutnya.

Volume perdagangan juga menunjukkan aktivitas pasar yang cukup tinggi. Tercatat sebanyak 56,52 miliar saham diperdagangkan dengan total nilai transaksi mencapai Rp28,14 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 3,14 juta kali, menggambarkan bahwa pasar saham masih likuid meskipun tekanan jual cukup besar.

Distribusi pergerakan saham menunjukkan bahwa sebanyak 568 saham mengalami pelemahan. Di sisi lain, hanya 146 saham yang berhasil menguat, sementara 105 saham lainnya bergerak stagnan tanpa perubahan harga signifikan.

Sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang tekanan terbesar terhadap pasar saham. Selain itu, saham sektor konsumen nonprimer dan infrastruktur juga tercatat mengalami penurunan dengan masing-masing melemah sebesar 4,53 persen, 2,58 persen, dan 2,41 persen.

Meskipun indeks pasar mengalami tekanan, analis pasar masih melihat adanya peluang pada beberapa saham dengan tren bullish jangka pendek. Investor disarankan tetap mencermati pergerakan saham yang memiliki fundamental kuat serta potensi rebound teknikal pada perdagangan berikutnya.

Rekomendasi Saham dari Berbagai Sekuritas

Berbagai perusahaan sekuritas memberikan daftar saham yang dinilai potensial untuk perdagangan hari ini. Rekomendasi ini disusun berdasarkan analisis teknikal, fundamental perusahaan, serta sentimen pasar terkini.

Rekomendasi pertama berasal dari layanan analis saham dari BRI Danareksa Sekuritas yang merekomendasikan saham TINS, HRTA, dan INDF sebagai pilihan perdagangan.

Selanjutnya, analis dari BNI Sekuritas memberikan daftar saham potensial yang meliputi MBMA, MDKA, BIPI, NCKL, HUMI, dan BUMI. Saham-saham tersebut dinilai memiliki peluang pergerakan harga yang cukup menarik pada jangka pendek.

Rekomendasi dari Phillip Sekuritas mencakup saham FILM dan PPGL yang dianggap memiliki momentum perdagangan tertentu berdasarkan analisis pasar.

Sementara itu, rekomendasi dari MNC Sekuritas meliputi saham BBRI, BKSL, ENRG, dan MDKA. Saham-saham tersebut sering menjadi perhatian investor karena tingkat likuiditas perdagangan yang relatif tinggi.

Analis dari CGS International Sekuritas juga memberikan rekomendasi saham TLKM, ASII, INDF, AADI, BBTN, dan BBRI. Kombinasi saham tersebut dianggap memiliki potensi stabilitas kinerja dalam kondisi pasar yang fluktuatif.

Rekomendasi berikutnya datang dari Phintraco Sekuritas yang memilih saham TOBA, ASII, INDF, SIDO, dan TLKM sebagai kandidat perdagangan.

Selain itu, analis dari Panin Sekuritas menyarankan saham PWON, AADI, dan ASII untuk dipertimbangkan oleh investor pada perdagangan hari ini.

Terakhir, rekomendasi dari Mirae Asset Sekuritas mencakup saham ARCI, AUTO, dan EXCL sebagai pilihan dengan potensi pergerakan menarik.

Peluang Saham Bullish pada Perdagangan Terkini

Walaupun pasar saham mengalami tekanan pada perdagangan sebelumnya, sejumlah analis masih melihat adanya peluang saham yang berada dalam fase penguatan. Saham dengan fundamental kuat dan kinerja perusahaan yang stabil biasanya menjadi fokus utama investor jangka pendek maupun panjang.

Strategi investasi yang umum digunakan dalam kondisi pasar seperti ini adalah melakukan pembelian bertahap. Pendekatan tersebut membantu mengurangi risiko volatilitas harga saham yang bergerak tidak stabil dalam jangka pendek.

Pergerakan saham sektor teknologi, konsumsi, dan beberapa sektor infrastruktur masih menjadi perhatian investor. Beberapa saham dalam sektor tersebut memiliki karakteristik rebound cepat ketika terjadi koreksi pasar.

Sentimen pasar global juga turut memengaruhi arah perdagangan saham domestik. Perubahan kebijakan ekonomi internasional dapat memberikan dampak terhadap aliran modal dan minat investasi di pasar Indonesia.

Strategi Investor Menghadapi Kondisi Pasar

Investor disarankan untuk tetap memperhatikan faktor fundamental perusahaan sebelum melakukan transaksi saham. Analisis laporan keuangan, prospek industri, dan manajemen risiko menjadi aspek penting dalam pengambilan keputusan investasi.

Diversifikasi portofolio menjadi strategi yang umum digunakan untuk mengurangi risiko investasi. Dengan menyebar investasi pada beberapa sektor berbeda, potensi kerugian akibat fluktuasi pasar dapat diminimalkan.

Penggunaan analisis teknikal juga dapat membantu menentukan titik masuk dan keluar perdagangan saham. Pola grafik harga sering digunakan untuk mengidentifikasi momentum pembelian maupun penjualan.

Prospek Pergerakan IHSG Selanjutnya

Meskipun mengalami pelemahan pada perdagangan sebelumnya, pasar saham Indonesia masih memiliki peluang pemulihan. Aktivitas transaksi yang cukup tinggi menunjukkan bahwa minat investor terhadap pasar domestik masih terjaga.

Faktor ekonomi makro, kondisi suku bunga global, dan arus investasi asing akan menjadi penentu utama arah pasar. Stabilitas ekonomi nasional juga berperan penting dalam menjaga kepercayaan investor terhadap pasar saham Indonesia.

Data perdagangan dari Bloomberg menunjukkan bahwa volatilitas pasar masih mungkin terjadi dalam jangka pendek. Namun demikian, peluang pertumbuhan pasar saham domestik tetap terbuka seiring dengan perkembangan ekonomi nasional.

Secara keseluruhan, rangkuman rekomendasi saham hari ini menunjukkan bahwa meskipun pasar mengalami tekanan, masih terdapat peluang investasi yang dapat dimanfaatkan. Kombinasi analisis broker dan pemantauan sentimen pasar menjadi kunci dalam menyusun strategi perdagangan yang lebih efektif pada 27 Februari 2026.

Terkini